Menjelma saja barang sebentar menjadi dia barang kali kau akan berasa .
Baginya, mundur dan mengucapkan salam perpisahan itu mudah. yakin ?
Pantas saja jalan mu semakin lama, mata mu yang sayup bengkak sehabis menangis. banyak merenung. diam saat meramai.
Kesepian , renungi bukan menjauh.
Sendiri, mungkin kau butuh waktu.
Semenjak keputusan itu terlalu banyak jarak di antara kita.
Janji itu, aku ingin menangihnya Tuhan sayang aku hanya sehelai kalimat dalam satu kertas putih. Kau mengucapkan janji itu menangis seseduhnya , bahu berguncang jari yang memegang erat jari ku.
Aku, hanya ingin kau ingat saja.
Jangan sampai janjimu di pertanyakan.
Kerucut, mengerucut ketahanan satu per satu. yang terdahulu lebih sakit cintanya , lebih tebal durinya. Lebih banyak lukanya. Aku tak sekuat itu. Aku cemburu.
Kenapa kita sekarang lebih banyak melemah ? terlalu di manjakan kah ?
Kalau sudah begitu seharusnya manja untuk di sayangi bukan untuk menjauh hanya karna satu kesalahan, hanya karna banyak yang belum terbalas dari dia..hanya saja kau belum mengerti :'
Kepada, mereka yang ingin berpisah
Banyak rasa yang terluka.
Spasi, barang kali kau butuh ruang untuk sekedar mengambil jarak , setelah itu jangan kau perpanjang.
Cukup itu saja.
1 Comments
:) sepertinya ini luapan rasa ya ukh?? meski harus berkali-kali membacanya agar dimengerti, pd akhirnya ana menemukan nyawa dalam tulisan ini. menyentuh skali ^_^
BalasHapus