Hujan Sendu

                     (kompas.com)


katamu hujan tak selamanya akan menghapus semua resah yang telah menyita bahagia mu akhir-akhir ini. dan aku hanya menyambut semua itu dengan senyuman , aku bertanya setelah hujan apa yang kamu rasakan ? kamu mengurainya menjadi tiga bagian.

disaat gerimis , aku pernah sekali menikmatinya bersama badai  . ketika kilat dan hujan besar orang-orang berlari dan pergi satu persatu sementara aku hanya terpatung memungut ingatan yang lagi candu. mengemasinya lalu membawanya pulang bersama  .

disaat bunyi hujan semakin keras, aku takut jika semua luka akan berakhir sama, keras dan sulit di sembuhkan . dan entah perasaan kecewa dan resah macam apa sampai aku lupa membiarkan diriku bahagia.

hingga pada aroma hujan dan bau tanah di November aku tersadarkan dengan kerinduan paling dalam ,aku ingin bebas dengan hati tanpa keresahan .

penjelasan mu selalu terlihat sama jika menjelaskan tentang hatimu,tatapan nanar yang di akhiri air mata.

aku mulai berpikir hujan adalah teman kesunyian disaat semua orang memilih diam dan pergi.
tapi aku tak bisa menyalahkan langit atas semua kejadian aneh diatas sana.

sebab aku masih percaya hujan selalu datang dengan ketukan paling manis ; pada hati yang berucap syukur .

biarkan hatimu berdamai dengan sebuah pelukan hangat :')


Wakal, 28 November 2018


0 Comments:

Posting Komentar

My Instagram