Ketika proses Mahadasyat lahirnya seorang putri di dunia ini hatimu gelisah takaruan panik. Entah, sampai-sampai air mata mu jatuh sambil berucap doa kepadaNya.
Saat putri mu hadir di dunia ini kau lantunkan azan selembut kasih sayang mu kau perkenalkan Tuhan kepadanya.
Sesekali Ayah dan Aku pergi ke pantai, melewati gunung , bermain sepeda bersama bahkan ayah merelakan punggung kekarnya untuk dinaiki. Kenangan bersama Ayah penuh memori yang tersimpan di hati sudah terkunci rapat.
Perkataan Ayah waktu itu yang menasehati anak-anaknya " nak sekolah rajin-rajin , jangan pernah tinggalin shalat, sekolah yang tinggi dapat kerja biar tidak merasakan susah seperti Ayah''
Jarang sekali melihat mu menangis seakan dunia sudah menakdirkan kalian lelaki adalah orang yang kuat hati dan fisiknya. jika menangis kalian di anggap lemah. Mungkin itu, kau terlihat kuat dan jarang menangis meskipun banyak luka.
Ayah ..
Kini punggung mu yang kekar , tanganmu yang berotot telah keriput termakan waktu kata mu " Ayah semakin tua di makan waktu " kau tahu ayah, di mata putri mu sampai kapan pun kau tetap terlihat gagah, Kau Lelaki ku .
Lagu untuk Ayah yang setiap mendengarkan selalu ada tetes-tetes basah . Ayah yang setiap saat ku lihat wajahnya dan makin banyak salah ku , tingkah ku yang melukai hatinya. Dia yang sendiri bahkan terlalu merasa sepi . ayah sekuat diri ini ingin selalu ayah tersenyum bahagia , Allah jagalah hatinya.
BtoB - Father (Abeoji)
sseulsseulhaejin dwitmoseubi natseoreo
georeoganeun naenae barabodaga
geunyang nunmuri naseo
geunyang ulgiman haesseo
jigeumggeot moreugo san naega miwoseo
apeseon taeyeonhan cheok utgiman haeseo
hangsang nae apeseon ganghan cheok haeseo
saenggakjocha mothaesseo
anin julman arasseo
sseulsseulhan dwitmoseubeul mollatdeon geoya
geuddaeneun mollatjyo neomuna eoryeotjyo
nuguboda weroul tende
dagagaji mothaetjyo
ijeya aratjyo jogeum neujeun geon anijyo
neomuna hago sipeun mal
yeongwonhi saranghabnida
nae abeoji
hanchameul geureohge nan barabodaga
dallyeogaseo geunyang anabeoryeosseo
manyang ulgo sipeoseo
geu pume ulgo sipeoseo
dangsinui gomaumi neomu seoreowoseo
geuddaeneun mollatjyo neomuna eoryeotjyo
nuguboda weroul tende
dagagaji mothaetjyo
ijeya aratjyo jogeum neujeun geon anijyo
neomuna hago sipeun mal
yeongwonhi saranghabnida
nae abeoji
hansum han beon puk swimyeon da naajin deut sen cheok
naegen boyeoyo geudaeui heureuji anhneun nunmul
sangcheo gadeukhan gaseum
ulji ankon apasseul hyungteo
da naega mandeun geonde jakku haeyo wae geudae taseul
And your eyes showed you were tired
But you hid it, such a liar
ije naega ana julgeyo naege gidaedo dwaeyo
And your eyes showed you were tired
But you hid it such a liar
geudaeneun yeongwonhan naui nopeun haneurieyo
geochireojin sone jureumjin nungae
sseulsseulhaejin dwitmoseummajeo nan iksukhaji anhaseo
naega geuraetna bwa apeuge haetna bwa
dwidoraseon dwitmoseummajeo
naega namgin jimman gataseo
haejun ge eobtjiman nan
deurin ge hana eobtjiman
neomuna hago sipeun mal
yeongwonhi saranghabnida
nae abeoji
Punggung rapuhnya terlihat asing,
Kuamati ia saat melangkah,
Dan genangan air mata terbentuk,
Aku menangis,
Sebab ku benci diriku yang tak mengerti selama ini..
Sebab ia selalu bersikap tenang dan tersenyum,
Sebab ia selalu bersikap tegar di depanku..
Aku tak pernah memikirkannya,
Ku pikir aku takkan melihat ini,
Ku tak tau tentang bebannya dalam sepi..
Aku tak tau, aku terlalu muda,
Kau pasti lebih kesepian dari siapapun,
namun, aku tak pernah menghampirimu..
Sekarang, sekarang aku mengerti, kuharap tak terlambat
Ada kata yang sangat ingin kututurkan sepenuh hati,
Aku mencintaimu selamanya,
Ayah..
Usai ku amati ia di waktu yang lama,
Aku berlari menghampirinya dan.. memeluknya,
Aku hanya ingin menangis,
Aku ingin menangis di pundaknya,
Karena rasa syukurku padamu sangat banyak..
Aku tak tau, aku terlalu muda,
Kau pasti lebih kesepian dari siapapun,
namun, aku tak pernah menghampirimu..
Sekarang, sekarang aku mengerti, kuharap tak terlambat
Ada kata yang sangat ingin kututurkan sepenuh hati,
Aku mencintaimu selamanya,
Ayah..
Kau berpura-pura merasa lebih baik setelah menghela napas panjang,
Aku bisa melihat air matamu yang tersembunyi,
Kau tak tangisi hatimu yang tergores
dengan luka yang menyakitkan,
Akulah sumber luka itu, namun mengapa aku menyalahkanmu?
Dan matamu menunjukkan kelelahan,
Tapi kau menyembunyikannya dengan dusta,
Kini ku akan merengkuhmu, kau bisa bersandar padaku,
Dan matamu menunjukkan kelelahan,
Tapi kau menyembunyikannya dengan dusta,
Sungguh kau sangat berarti untukku selamanya..
Tanganmu yang gigih bekerja, matamu yang telah keriput,
Punggungmu yang kesepian, ku tak terbiasa dengan itu
Mungkin itulah penjelasan sikapku dulu,
itulah kenapa ku gores luka hatimu,
Bahkan punggung sepimu
tampak seperti beban yang kutinggalkan,
Aku belum pernah melakukan apapun bagimumu,
Aku belum pernah memberikan apapun untukmu, tapi
Ada kata yang sangat ingin kututurkan sepenuh hati,
Aku mencintaimu selamanya,
Ayah..
Silahkan yang mau Downloand lagunya bisa di Link ini :')
http://cazigatez.wapka.mobi/site_view.xhtml?cmid=22000881&get-artist=BTOB
#SemogaSemakinMencintaiAyah
#SambilMendengarkanLagunya
#SayangAyah
#TulisDenganHatiSemogaSampaiKeHati
0 Comments:
Posting Komentar