Senja dan Segara



 (pict by, sukasukashoot.blogspot.com)

Teruntuk senja dan segara,

Serta pertemuan yg tak pernah di rencanakan, percakapan yang tak pernah terpikirkan dan rindu yang bahkan tak di ketahui sebelumnya.

bukankah rencaNya lebih indah dari perkiraan siapapun?

Senja,

Setelah pertemuan ini,

Bahagia akan menjadi begitu sederhana,

Sebab, kau tak akan lagi sendiri dalam sujud panjangmu,

Sebab, akan ada yang menyemangati saat kau membaca surat cinta Ilahi,

Sebab, seseorang akan berdiri di hadapanmu untuk menjadi imam yang baik, lalu, jadilah kau makmum yang setia.

Ah.. bukankah indah?

Segara,

Setelah ikrar itu,

Akan ada seseorang yang mengucapkan "aamiin" di setiap akhir alfatihah mu,

Akan ada seseorang yang menjadi muara pada setiap puisimu,

Akan ada seseorang yang walau hujan, tak akan lari mencari tempat berteduh yang lain.

Akan ada seseorang yang menentramkan mu di setiap riuh hidup yang menyerang.

Sebab, surganya ada padamu sekarang.

Ah.. bukankah ini sebuah keajaiban?

Teruntuk senja dan segara, teruslah saling menggenggam  dan menua bersama di semestaNya.




Puisi bersama  : Nurul & Tika


0 Comments:

Posting Komentar

My Instagram