Ikatan

taat yang membuat kita tetap bertahan
meski badai datang tak henti-hentinya
meski kita perlu jeda di antara riuh yang sudah-sudah
beberapa kali kita menyerah dan tidak ada usaha , beberapa kali kita berpaling dan menyisakan tangis .

dan kita hanya diam
mencoba luruh di antara jarak  membuat perlombaan saling menerka
membiarkan hati yang lemah semakin nestapa
iya kita lemah , hanya untuk memulai terlebih dulu atau sekadar berucap "maaf"

jangan sesali , sebab tenggelam dalam kecewa akan terus terhunus pedang yang lama-lama akan menghantam .
sudah, mari lepaskan lagi lapangkan .
kata seorang kakak " berdamailah dengan rasa kecewa entah dengan orang lain atau diri sendiri, maafkanlah ia"

--------

kita sendiri yang memilih, maka jalani sepenuh hati meski yang telah kau temui hanya nestapa dan luka diri. sudah seharusnya begini hinggah kita tak terlalu lupa diri.

kisah dan perjuangan kita akan kita menangkan tergantung seberapa kita berusaha dan sejauh mana kita percaya, memang tak mudah tapi begitulah kenikmatan.

sebab berada di sini tidak ada garansi ujian dan batasannya. selama itu pun tetaplah di sini sampai tak kau temui alasan , sampai kau terbiasa dengan kecewa.


- Rabitha


Wakal, 27 September 2018

0 Comments:

Posting Komentar

My Instagram