Sudah ku tanya pada waktu sampai kapan Aku akan menunggu.
sejujurnya kapan menjadi temu.
Beratnya waktu seketika hampa lalu, apa peduli mu.
Tanggung jawab kamu
siapa yang menyuruh dirimu datang.
Kau yang menawarkan.
Ah.. Aku benci
Pada kenangan yang terpatri dalam hati yang maha lembut.
Apa-apa yang telah kita perjuangkan tentang'jarak' .
aku ingin kau tetap 'bertahan'.
Apakah harapan ku hanya sebuah bui dan fatamorgana.
simpan jawaban mu nanti pada saat kita bertemu.
Tapi, Mungkinkah Aku akan menerima segala yang berubah pada hati mu.
Ah...Aku terlalu takut jika kalau itu terjadi
Betapa rindu ini tertahan air mata
Ada yang harus kita perbaiki.
Ku mohon pekalah terhadap rasa; aku dan mereka
Mungkin, Aku yang terlalu lama meninggalkan dirimu menanggung kerterperihan yang dalam .
Dan , demi zat yang menggenggam jiwa ini 'Maafkanlah'.
Kembalilah wahai hati, ku harap kita terus melengkapi.
'Hinggah Kau Nafas dan Aku Jantungnya'
Kehidupan akan bertanya
dimana kejora tanpa melengkapi malam.
Kemana Hujan tanpa melengkapi matahari.
Percayalah, kali ini aku akan berusaha
Oleh : bi il
To : kejora
Ditulis dengan hati semoga sampai kehati :'
R I N D U
Januari 01, 2016
Reading
Add Comment
0 Comments:
Posting Komentar