Perempuan Bulan Mei



Kelahiran kita sejatinya punya berbagai makna ; kasih sayang Allah, kasih sayang orang tua, hinggah kasih sayang orang-orang yang kita jumpai saat ini.

Setiap kita dilahirkan dengan dua pilihan dan dua potensi dalam hidup, ketaqwaan atau kefasikan. Selanjutnya silahkan memilih dan kita sudah tau rumus terbaik hidup ini, Jika kamu memilih baik akan baik bagimu dan begitupun sebaliknya. Sungguh inilah yang menjadi pengadilan terbaik amal kita.

Berapa banyak waktu yang telah kita lewati. Sejak pertama kali mengenal betapa banyak hikmah dari-Nya. Berapa banyak zikir kita dibandingkan gunung dan alam ini yang setiap waktu bertasbih dan memujinya.

Seberapa takwa kita pantaskan. Tak pernah setakwa burung-burung diangkasa. Menyepelekan segala masalah iman. Tak peka juga tak mengapa. Apakah kita benar-benar terpantaskan sebagai seorang hamba ? Iman kitalah yang masih compang-camping . Rabbi....

Lalu...

Perjumpaan-perjumpaan megenal beberapa orang, bertemu , pergi. Merapalkan jauh-jauh jarak dan doa. Lalu, kita sama-sama berjuang. Agar tempat pemberhentian menjadi lebih bermakna dihadapan-Nya.

Di saat kita sama-sama berjuang tentang sesuatu, sama-sama berusaha menerima segala sesuatu, dan berusaha melapangkan segala kemungkinan.

Tugas kita adalah menjadi hamba yang baik, kan? Tidak bisakah kita senantiasa menjaga prasangka baik? Tidak bisakah kita mempercayai takdir-Nya?. Menunggu setiap kejutan-kejutan

Mari menjanjikan untuk bersama dan tidak lelah menemani, mengingatkan bila lalai, dan melindungi bila ada marabahaya. Meski pada akhirnya kita sama-sama menyadari bahwa kemudahan kita dalam beribadah, berupaya, dan berjuang itu atas pertolongan Allah.

Alat penjaring ini sungguh mujarab.
mampu membuat jatuh.. namun cinta tetap berkali-kali.

Baik teruslah baik Tik ^^
Barakallah Fiummurik
Perempuan Bulan Mei
yang dicintai Allah SWT dan Rasul-Nya. Insyaa Allah sampai menjumpai temu disana.... Aamiin Allahumma Aamiin ^^

1 Comments

My Instagram